UI Punya Konsep Jalur KA Bandara Antibanjir

23 December 2012


Rencana pemerintah membangun jalur kereta api menuju bandara Soekarno Hatta disambut baik banyak pihak. Dari kalangan periset, muncul berbagai konsep jalur kereta api yang bisa digunakan pemerintah, salah satunya jalur kereta api antibanjir yang ditawarkan oleh Integrated Design and Technology Research Group Fakultas Teknik Universitas Indonesia (ID-Tech FTUI). 

Pada makalah bertajuk "Application of Value Engineering at Public Private Partnership Project to Improve Quality of Feasibility Study (Case Study: Airport Railway in Indonesia)", tim peneliti ID-Tech FTUI mengintegrasikan fiber optic dan inovasi jalur kereta api pencegah banjir pada rancangan proyek pembangunan jalur kereta api bandara Soekarno Hatta. 

Konsep tersebut dimaksudkan agar para investor fiber optic dapat ikut menanamkan modal pada proyek jalur kereta api bandara tanpa harus membebaskan lahan dan menggali tanah. Investasi itu pun bisa dijadikan modal pembangunan dan pengembangan jalur kereta api bandara. Tim yang diketuai oleh dosen jurusan Teknik Sipil FTUI Dr M. Ali Berawi ini juga berinovasi dengan mengintegrasikan jalur kereta api dengan saluran kanal banjir. Inovasi ini bertujuan sebagai langkah antisipatif menghadapi banjir yang biasa terjadi di Ibukota. 

Selain usulan dan simulasi inovasi tersebut, ID-Tech FTUI mengusulkan kepada pemerintah agar bekerjasama dengan pihak swasta dalam hal pembiayaan proyek, mengingat dana yang dimiliki pemerintah terbatas. ID-Tech FTUI berharap, penelitian mereka dapat memberi masukan kepada pemerintah dalam meningkatkan kualitas proyek jalur kereta api bandara melalui metode value engineering. Metode ini memungkinkan pencapaian nilai tambah, mutu dan karakteristik yang maksimal serta meningkatkan kelayakan proyek tersebut. Demikian seperti disitat dari keterangan tertulis UI kepada Okezone, Sabtu (22/12/2012). 

Hasil riset para peneliti yakni Herawati Zetha (mahasiswi program doktoral FTUI jurusan teknik sipil), Suci Susilowati (mahasiswi program magister FTUI jurusan teknik sipil), Sesmiwati (lulusan program magister FTUI jurusan teknik sipil) dan Akhmad Dofie (lulusan program magister FTUI jurusan teknik sipil) itu meraih predikat Best Paper Award pada ajang International Conference on Value Engineering and Management (ICVEM) 2012 di Hong Kong. Peserta konferensi ini beradal dari berbagai negara di antaranya Australia, Perancis, Iran, China, Kanada dan Amerika Serikat. {sumber}

No comments:

Post a Comment

Lengkapi Kunjungan kamu dengan meninggalkan komen yang bisa membangun dan menginspirasi penulis.
Terima kasih!

 

Followers

Subscribe Now!

Boerhan Blogs